Postingan

Logo klub bola, Inspektorat Kabupaten Ketapang, ITKAB

Gambar
 

Inspektorat Ketapang

Gambar
 

Dirgahayu Indonesia 77

Gambar
 
Aku ingin berkunjung Ke rumah tua, tempatku di kandung Menyeruput hangat kopi ibu Meminjam peluknya untuk pelikku Menyimak lagi petuah ayah Gerimis sepasang mata senja Mengaliri sungai tak bermuara Sepasang lansia di teras jingga Pagi petang tak berputus asa Siang malam tak berlepas doa Merajut jumpa yang tak kunjung sua Di dermaga tua, ia masih mengira-ngira Ah..Celaka, Tuan Paduka di Istana Menahan kita, lewat Titahnya Jalur darat, kita di sekat Jalur laut, kapal tak mengangkut Dermagapun enggan menyambut Jalur udara, ya jalur udara, Bisaaa...tapi mungkin untuk WNA, dan lain sebagainya Ah.. sudahlah, asal Tuan senang saja Di terminal tua, ia tak mau lagi mengira-ngira

Tolonlah Tuan

 Selamat pagi tuan Bolehkah aku bertamu, Meminjam sedikit pagimu, Menyampaikan pesan kehidupan, Kehidupanku lebih tepatnya, Cacing peliharaanku, sudah berapa hari ini kelaparan Sedang tanamanku, sedang gagal panen, Selamat pagi tuan, Pintu lain ku ketuk, namun masih terkunci, Hanya tuan, yang sudah bangun pagi pagi Bisakah tuan pinjami aku sedikit rejeki Besok atau lusa, mungkin ku ganti, Kalau belum juga, mohon tuan memaklumi, Aku tak akan lari, atau mencari alasan sana sini Tenang saja tuan, Rejeki yang hendak tuan bagi, Tidak akan ku pakai untuk menyuapi gensi, Ini perkara hidup mati hari ini,

Kerja

 Rupiah tak mengenal ijazah Dollar juga tak melihat gelar Rejeki juga tak memandang profesi Tapi, Ijazah bisa mengantarmu pada rupiah Gelar bisa membawamu pada dollar Profesi bisa mendatangkanmu rejeki Kita hanya perlu mensyukuri atas yang didapati Lebih keras lagi berusaha Mengecilkan kemungkinan sia-sia Lebih tinggi lagi memanjatkan doa, Membesarkan kemungkinan di diterima