Aku ingin berkunjung Ke rumah tua, tempatku di kandung Menyeruput hangat kopi ibu Meminjam peluknya untuk pelikku Menyimak lagi petuah ayah Gerimis sepasang mata senja Mengaliri sungai tak bermuara Sepasang lansia di teras jingga Pagi petang tak berputus asa Siang malam tak berlepas doa Merajut jumpa yang tak kunjung sua Di dermaga tua, ia masih mengira-ngira Ah..Celaka, Tuan Paduka di Istana Menahan kita, lewat Titahnya Jalur darat, kita di sekat Jalur laut, kapal tak mengangkut Dermagapun enggan menyambut Jalur udara, ya jalur udara, Bisaaa...tapi mungkin untuk WNA, dan lain sebagainya Ah.. sudahlah, asal Tuan senang saja Di terminal tua, ia tak mau lagi mengira-ngira
Postingan
Menampilkan postingan dari Mei, 2021